
Dalam taushiyahnya, Pimpinan Yayasan, Drs. KH. A. Shodri HM, menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. "Cinta kepada Nabi Muhammad SAW harus kita pupuk dan kita jadikan motivasi untuk terus optimis dalam menjalani tugas dan kehidupan sehari-hari,"
Drs. KH. A. Shodri HM., lahir di Cakung, Jakarta Timur pada tanggal 1 Januari 1953. Beliau merupakan putra ketiga dari delapan bersaudara, lahir dari pasangan Guru Haji Muhir bin Fuan dan Hj. Ma`ani binti Salim. Gelar "HM" di belakang nama beliau merupakan singkatan dari nama ayahnya, Haji Muhir. Kehilangan sang ayah di usia muda, KH. Ahmad Shodri berjuang sendiri untuk menimba ilmu, dan merawat peninggalan orangtua berupa bangunan musholla tua.
Kegiatan Pesantren Kilat tahun ini yang diselenggarakan oleh Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9, melalui Divisi Keagamaan