
SD Al Wathoniyah 9 berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik agar mereka dapat berkembang secara optimal.
ANBK SD Al Wathoniyah 9
Jakarta, 31 Oktober 2024 - SD Al Wathoniyah 9 berhasil menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2024 Gelombang 2 Jenjang SD pada tanggal 30 dan 31 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mengukur mutu pendidikan di setiap sekolah di seluruh Indonesia. ANBK diharapkan dapat memberikan gambaran yang akurat tentang kualitas pendidikan di Indonesia dan menjadi acuan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
ANBK Tahun 2024 melibatkan tiga komponen utama, yaitu:
Ketiga komponen ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap tentang kualitas pendidikan di sekolah, mulai dari kemampuan akademis peserta didik hingga kondisi lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran.
"Alhamdulillah, pelaksanaan ANBK di SD Al Wathoniyah 9 berjalan dengan lancar," ujar Farauq Eko Pambudi, A.Md., Kasubag Tata Usaha dan Ketua Tim Media SD Al Wathoniyah 9. "Kami berterima kasih atas kerjasama dari semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan kegiatan ini." Beliau menambahkan bahwa kelancaran pelaksanaan ANBK ini merupakan hasil dari kerja keras semua pihak, terutama para guru dan tenaga pendidik yang telah mempersiapkan peserta didik dengan baik.
Salah satu komponen penting dalam ANBK adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Kemampuan literasi dan numerasi merupakan kunci bagi peserta didik untuk berhasil dalam belajar dan menjalankan kehidupan sehari-hari. Literasi membantu peserta didik memahami informasi dan berkomunikasi dengan efektif, sedangkan numerasi membantu peserta didik memecahkan masalah yang berkaitan dengan angka dan data. Melalui ANBK, SD Al Wathoniyah 9 berupaya untuk mengetahui kemampuan literasi dan numerasi peserta didik dan kemudian meningkatkan kualitas pembelajaran agar mereka dapat mengembangkan kemampuan tersebut secara optimal.
Selain mengukur kemampuan peserta didik melalui AKM dan Karakter, ANBK juga melibatkan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Sulingjar dilakukan oleh kepala sekolah dan seluruh pendidik untuk menilai berbagai aspek yang mendukung kualitas pembelajaran di sekolah, seperti fasilitas, suasana belajar, keterlibatan orang tua, dan kebijakan sekolah. Hasil Sulingjar, yang dilaporkan sebagai data satuan pendidikan, digunakan untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar dan memberikan gambaran kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Para peserta didik kelas 5 SD Al Wathoniyah 9 menunjukkan semangat dan fokus dalam mengikuti asesmen ini. Mereka diharapkan dapat menunjukkan kemampuan akademis dan karakter yang baik selama proses asesmen. Hasil ANBK ini akan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai tujuan pendidikan nasional. SD Al Wathoniyah 9 berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik agar mereka dapat berkembang secara optimal.
#SDAlWathoniyah9 #ANBK #AsesmenNasional #EvaluasiPendidikan #MutuPendidikan #Indonesia