
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung proses pembelajaran praktik peserta didik di beberapa bengkel praktik unggulan SMK Dinamika Pembangunan 1, yakni Bengkel Praktik Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Bengkel Praktik Teknik Kendaraan Ringan (TKR), dan Bengkel Praktik Teknik Sepeda Motor (TSM), serta menyapa para guru dan meninjau ruang guru di SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta.
Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai peringatan Milad ke-73 Bapak Drs. KH. A. Shodri HM, Pimpinan Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9, yang diselenggarakan pada Kamis, 09 Januari 2025. Acara yang bertajuk "Tasyakkur Milad Pimpinan" ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh segenap civitas akademika Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9, para tamu undangan, serta keluarga besar Bapak Drs. KH. A. Shodri HM.
H. Haikal Shodri mengawali pembekalan dengan memperkenalkan para guru baru kepada seluruh staf yang hadir. Beliau menyampaikan bahwa persaingan di dunia pendidikan semakin ketat, terutama dengan rencana pemerintah untuk membangun lebih banyak sekolah negeri. Oleh karena itu, sekolah swasta seperti Al Wathoniyah Asshodriyah 9 harus berbenah dan meningkatkan mutu pendidikan untuk tetap unggul dan diminati.
Ribuan peserta didik dari TK, SD, SMP Al Wathoniyah 9, dan SMK Dinamika Pembangunan 1-2 Jakarta, tidak hanya mengikuti kegiatan rutin tersebut, namun juga menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk Wakil Pimpinan Yayasan, Bapak H. Haikal Shodri, S.Psi., M.Si. yang baru saja merayakan ulang tahunnya ke-45 pada tanggal 9 Januari.
Bapak Sukarno, ST., MM., dalam sambutannya, mengungkapkan rasa bangga dan haru atas keberangkatan para alumni. Beliau berpesan agar para alumni dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin, dan menjunjung tinggi nama baik sekolah dan bangsa Indonesia. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku yang baik selama menjalani magang di Jepang.
Ibu Kepala Sekolah mengawali pengarahannya dengan serangkaian kalimat motivasi untuk mendorong semangat belajar peserta didik. Beliau mengingatkan peserta didik akan pentingnya menetapkan tujuan akademik dan pribadi, membuat jadwal belajar yang seimbang, mencari inspirasi dari orang sukses, dan menjaga lingkungan belajar yang nyaman. Beliau juga mendorong peserta didik untuk memberikan reward kepada diri sendiri atas setiap pencapaian yang diraih.