
"Kegiatan ini bertujuan menjalin keakraban antar peserta didik, dari kelas sepuluh maupun kelas 12," ujar Ibu Siti Aliyah A, S.Ag. "Selain itu, kami juga ingin menumbuhkan semangat sportivitas dan kreativitas di kalangan peserta didik."
Workshop ini bertujuan untuk berbagi praktik baik serta menjadi wadah sharing ilmu dan wawasan bagi para pendidik, khususnya yang telah melakukan upskilling reskilling di BMTI Bandung. Para peserta workshop berasal dari berbagai konsentrasi keahlian di SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta, yaitu Teknik Pemesinan (TP), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), dan Teknik Sepeda Motor (TSM).
Gedung A Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9, yang menaungi SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta, bukan sekadar bangunan, melainkan jantung aktivitas dan pusat inovasi dan pengembangan kualitas bagi seluruh civitas akademika.
Islam sangat menekankan pentingnya menuntut ilmu. Al-Qur'an dan Hadits memuat banyak ayat dan hadits yang mendorong manusia untuk senantiasa menuntut ilmu, dari sejak lahir hingga akhir hayat. Guru, sebagai penyampai ilmu, memiliki peran sentral dalam proses ini. Mereka diamanahkan untuk menyampaikan ilmu pengetahuan dengan benar, sesuai dengan tuntunan agama, dan menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada para peserta didik.
Pesan Pimpinan Yayasan Al Wathoniyah Ashhodriyah 9 pada peringatan Hari Guru Nasional 2024
Bapak Sukarno mengakui bahwa di era modern seperti sekarang, tantangan yang dihadapi seorang guru semakin besar. Namun, beliau menegaskan bahwa ketulusan hati seorang guru dalam mendidik anak-anak bangsa tidak pernah pudar. "Mereka rela berkorban waktu, tenaga, bahkan perasaan demi memastikan kalian mendapatkan ilmu terbaik," ujarnya dengan penuh haru.