
Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9 mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Literasi Keuangan dan Program Magang Bakti BCA di SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta. Yayasan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta didik, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengelola keuangan dan membuka peluang karier yang lebih luas di masa depan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi para peserta didik untuk terus belajar dan mengembangkan diri, sehi
Sebagaimana dilansir smkdp2jkt.sch.id, acara diawali dengan shalat Dhuha berjamaah yang diimami oleh Bapak Mohammad Faisal, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Selanjutnya, acara dibuka secara resmi oleh Ibu Siti Aliyah A., S.Ag., Kepala Sekolah SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta.
Kerjasama ini akan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan peserta didik SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta, sehingga mereka memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh industri. Manfaat yang akan diperoleh meliputi
Kepala Sekolah SMP Al Wathoniyah 9, Bapak Agus Gunawan, S.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan kegiatan ini. “Alhamdulillah, perkemahan dan pelantikan ini berjalan lancar. Saya melihat semangat dan dedikasi yang luar biasa dari para peserta dan pembina. Mereka telah menunjukkan keterampilan dan kemampuan yang patut diapresiasi,” ujarnya. Bapak Agus juga menekankan pentingnya evaluasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan serupa di masa mendatang.
Hai, Sobat Muda! Lulus SMP bingung mau lanjut ke mana? Pengen belajar hal yang seru dan keren, plus punya prospek kerja yang oke? Teknik Pemesinan di SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta adalah jawabannya! Sekolah kita adalah Pusat Keunggulan, lho! Artinya, fasilitas dan kualitas pembelajaran kita TOP banget. Kita punya Teaching Factory Manufacturing, jadi kamu nggak cuma belajar teori, tapi langsung praktik pakai mesin-mesin canggih seperti CNC dan robot welding.
Salah satu fokus utama pengarahan Kepala Sekolah adalah kesiapan peserta didik dalam menghadapi berbagai kegiatan sertifikasi. Beliau menekankan pentingnya persiapan matang bagi peserta didik kelas X dan XI untuk Uji Sertifikasi Industri, serta persiapan pra-Uji Sertifikasi Kompetensi bagi peserta didik kelas XII. Beliau juga mengingatkan bahwa pembelajaran kelas XII normatif adaptif kini berfokus pada persiapan ujian sekolah, berbeda dengan metode pembelajaran di semester ganjil.